Follow us on:

Pages

UKSW : PKM Kewirausahaan

Kelompok :  

.::Ahmad Syukron Ni'am[562010025]Angkatan 2010
.::Mukhamad Abdul Mundalik[562010029]Angkatan 2010
.::Dedi Iswala[562010041]Angkatan 2010
.::Tri Kuncoro[562011601]Angkatan 2011

I. JUDUL
Batik bermotif teknologi informasi sebagai sarana merangsang kembali gairah budaya berbatik dan mengenal teknologi informasi.

II. LATAR BELAKANG
Memasuki era globalisasi seperti sekarang ini, perkembangan teknologi informasi sangatlah pesat. Hampir sebagian besar kegiatan sehari-hari seseorang selalu melibatkan bantuan dari teknologi informasi, mulai dari kegiatan belajar mengajar, bekerja di instansi tertentu maupun berwirausaha. Sehingga pengetahuan akan teknologi informasi seperti menjadi kebutuhan pokok yang harus di penuhi.
Disamping itu, semakin pesatnya kemajuan teknologi informasi juga mempunyai pengaruh yang cukup signifikan bagi eksistensi budaya daerah di Indonesia. Rasa cinta dan minat kaum muda mudi terhadap budaya daerah asalnya sendiri telah di lumpuhkan oleh kehadiran informasi teknologi, terjadi erosi nilai-nilai kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa. Budaya itu sendiri adalah cara hidup yang berkembang dan di miliki oleh sekelompok orang dan di wariskan dari generasi ke generasi.
Oleh karenanya, di perlukan sebuah gagasan yang mampu menarik para generasi masa depan untuk memperluas pengetahuan tentang teknologi informasi yang merupakan modal utama seseorang untuk dapat bersaing di era globalisasi yang sekarang ini dan masa yang akan datang, namun juga kembali menghidupkan gairah generasi muda untuk memiliki rasa cinta dan minat terhadap budaya. Kemudian gagasan yang akan di lakukan adalah dengan cara memproduksi batik bermotif teknologi informasi dan memasarkannya secara terus menerus.
Anjuran untuk mengenakan batik itu sendiri sebenarnya sudah sering di kampanyekan oleh pemerintah, juga untuk menarik minat para kaum muda mudi beberapa vendor telah memproduksi batik bermotif klub sepakbola. Akan tetapi ternyata hal-hal tersebut masih belum cukup bisa membangkitkan gairah para generasi penerus untuk berbondong-bondong mengenakan batik, hal ini di dasari pemikiran para pemuda bahwa model batik yang ada sekarang ini begitu ketinggalan jaman. Oleh karenanya batik bermotif teknologi informasi yang akan di produksi harus memberi nilai lebih dari batik yang sudah ada sebelumnya, design yang menarik dan model yang mengikuti tren fashion saat ini menjadi bagian yang akan di tawarkan kepada calon konsumen. Selain hal tersebut, untuk lebih bisa menarik minat dari kalangan pemuda dan pemudi sekarang ini diperlukan juga produksi bermotif teknologi informasi yang di terapkan pada sebuah T-Shirt dan Mug.  
Selanjutnya, hal yang perlu di perhatikan adalah strategi untuk menguasai pasar. Hal pertama dan yang paling utama tentu masalah harga, oleh karenanya harga yang di tawarkan ke pasar harus bisa di jangkau dari kalangan manapun dan tentu saja dengan kualitas barang yang berbeda juga. Kemudian, ajakan untuk mencintai batik dan memasarkan produk yang di jual juga sangat penting untuk di perhatikan, hal yang demikian bisa di lakukan dengan cara membagikan stiker dan brosur secara cuma-cuma kepada calon konsumen. Dan hal yang perlu di perhatikan lagi adalah metode penjualan, yang dalam hal ini penjualan produk bukan saja melalui distro yang telah didirikan, tetapi penjualan juga bisa di lakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sekarang ini. Dengan memanfaatkan media online seperti jejaring sosial, forum diskusi dan juga melalui website atau blog diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dan semakin menarik minat generasi muda untuk bangga mengenakan batik.

III. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah di uraikan di atas, maka rumusan masalah yang diperoleh adalah bagaimana cara untuk membuat para generasi penerus bangsa ini mengenal teknologi informasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya mengenakan batik yang sekarang ini mulai terpinggirkan?

IV. TUJUAN
Dengan dilaksanakannya progam ini, diharapkan para pemuda masa kini lebih memiliki minat akan pengetahuan teknologi informasi. Kemudian gairah akan mengenakan batik mulai merangsang para generasi masa depan, sehingga kedepannya keakraban seorang pemuda kepada teknologi informasi dan batik mampu bertahan untuk jangka waktu yang sangat lama.

V. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang di harapkan dari progam ini adalah dengan berdiri nya sebuah distro yang menyediakan batik bermotif teknologi informasi dengan berbagai macam ukuran dan model yang mengikuti perkembangan jaman saat ini juga memiliki design yang menarik, mulai dari kemeja, t-shirt hingga mug.

VI. KEGUNAAN
Program ini mempunyai fungsi sebagai sarana untuk meningkatkan akan seni dan budaya yang sudah semakin banyak ditinggalkan. Memunculkan design-design maupun model-model terbaru yang menggambarkan suatu citra seni yang berkolaborasi dengan teknologi informasi.